Glory Glory!

Medium | 03.04.2026 06:27
Pasca menonton series The Good Lord Bird, ada satu hal yang tidak asing dalam telinga fans sepak bola dikala budak kulit hitam menyanyikan hymne "Glory, Glory, Hallelujah!". Sebagai fans Liverpool tidak menyangka hymne perang anti perbudakan dinyanyikan ulang oleh fans tim rival di Premier League dengan menggema di Old Trafford. Jujur lumayan aneh karena bagaimana sebuah lagu anti perbudakan bisa jadi chant fans sebuah tim? Tapi mungkin justru di situ letak menariknya. Ada perjalanan panjang yang jarang kita sadari dari medan perang ke tribun penonton, dari darah dan ideologi ke hiburan sepak bola. Cerita tentang John Brown, tentang kekerasan yang dianggap wajib, tentang perbudakan yang dilawan dengan darah, dan tentang bagaimana semua itu, entah bagaimana caranya masih bergema sampai sekarang meskipun dalam bentuk yang sudah sangat berbeda.