Fenomena “kabinet gemuk” kembali menjadi sorotan dalam diskursus publik karena dianggap…
Medium | 08.05.2026 08:39
Fenomena “kabinet gemuk” kembali menjadi sorotan dalam diskursus publik karena dianggap mencerminkan pembengkakan struktur birokrasi negara. Penambahan kementerian, lembaga, dan posisi strategis sering dipandang bukan hanya sebagai kebutuhan administrasi pemerintahan, tetapi juga bagian dari kompromi politik dalam pembagian kekuasaan. Di satu sisi, pemerintah beralasan bahwa banyaknya institusi diperlukan untuk memperluas koordinasi dan mempercepat pembangunan. Namun di sisi lain, publik mempertanyakan efektivitasnya apabila justru menambah beban anggaran negara tanpa hasil yang sebanding.